Jumat, 14 Oktober 2011

BERAPA LAMA ANDA MENYUSUN NASKAH SAMBUTAN?

Ya, berapa lamakah anda menyusun naskah sambutan atau pidato? Banyak orang harus meluangkan waktu beberapa hari untuk menyiapkan sambutan. Ada pula yang cukup 1-2 jam. Lamanya menyusun naskah tergantung pada:
1. Bahan untuk menyusun naskah.
2. Angle atau sudut pandang dalam menyusun naskah.
3. Kepandaian anda mengolah materi untuk disusun menjadi naskah sambutan/pidato.
4. waktu yang tersedia. Biasanya semakin terdesak waktunya semakin cepat anda menyusun.
Saya biasanya menyusun naskah sambutan ketua panitia cukup 1-2 jam, jika bahannya sudah siap. Untuk menyusun naskah sambutan panitia yang dibutuhkan adalah rangkuman kegiatan, yang biasanya sudah tertuang dalam proposal kegiatan.  Dari proposal, tinggal ditambahkan informasi apakah realisasi kegiatan sesuai atau tidak dengan proposal.
Kadangkala kita sebagai orang yang ingin menyampaikan sambutan, ingin sekali menyampaikan banyak hal. Ingatlah, kita harus menyeleksi informasi apa saja yang layak disampaikan dalam sambutan yang waktunya hanya 10-15 menit. Terlalu banyak informasi, apalagi informasinya monoton, akan membuat sia-sia sambutan kita. Itu sebabnya kita perlu angle sambutan. Istilah angle dipakai dalam bidang jurnalistik, oleh para wartawan yang mau menulis. Wartawan mendapat informasi yang bertumpuk-tumpuk, tapi dapat memilih info apa yang ditampilkan ke pembaca. Itu karena mereka sudah menetapkan angle berita.
Demikian sekilas tips untuk anda.
Selamat berpidato.

Minggu, 09 Oktober 2011

MENGENANG PIDATO STEVE JOBS tentang kewirausahaan, kesuksesan kesehatannya

STAY HUNGRY – STAY FOOLISH
Diperuntukkan bagi teman-teman yang masih belum yakin dalam memilih jalan hidupnya. Sebuah pidato memikat dari Steve Jobs (pendiri Apple dan Pixar) dalam acara Wisuda Universitas Stanford angkatan 2005.
Hope reminds us about the important to follow our heart , ‘You’ve got to find what you love,’ Jobs says

Saya merasa terhormat bersama kalian hari ini dalam acara wisuda salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah diwisuda. Sejujurnya saya katakan, saat ini merupakan saat-saat terdekat saya pada sebuah acara wisuda. Hari ini saya ingin menceritakan kepada kalian 3 cerita pendek hidup saya. Hanya itu. Biasa-biasa saja. Hanya 3 cerita.

Cerita pertama tentang Penghubungan momen-momen.
Saya drop out dari Reed College setelah enam bulan pertama, tetapi saya tetap berada di lingkugan kampus selama kurang lebih 18 bulan sebelum saya benar-benar memutuskan untuk berhenti. Mengapa saya dropout?
Ini dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah seorang mahasiswi muda sebuah perguruan tinggi yang hamil di luar nikah dan dia memutuskan saya untuk diadopsi. Dia mempunyai keinginan yang kuat bahwa saya harus diadopsi oleh pasangan lulusan sebuah universitas, jadi segala sesuatunya sudah disiapkan dari awal bahwa saya akan diadopsi sejak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Selain itu, ketika saya dilahirkan mereka memutuskan bahwa mereka sangat menginginkan seorang bayi perempuan di menit-menit terakhir. Sehingga orangtua angkat saya, yang menunggu giliran, mendapat telepon di tengah malam: “Kami mempunyai seorang bayi lelaki yang tidak diharapkan, apakah kamu menginginkannya?” Mereka menjawab: “tentu!”. Ibu kandung saya kemudian mengetahui bahwa ibu saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah saya tidak lulus SMA. Dia kemudian menolak untuk menandatangani perjanjian adopsi. Meskipun, akhirnya hatinya luluh ketika orangtua saya berjanji bahwa saya akan kuliah suatu hari nanti.

17 tahun kemudian, saya memang benar-benar kuliah. Waktu itu saya yang masih naif, memilih perguruan tinggi yang biaya pendidikannya hampir sama dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan yang dimiliki oleh orang tua saya habis untuk membiayai kuliah saya. Setelah enam bulan, saya tidak melihat bahwa hal ini sebegitu bernilainya. Sama sekali saya tidak tau apa yang sebenarnya ingin saya lakukan dalam hidup dan tidak tahu apakah kuliah akan menolong saya untuk menjawab itu semua. Di lain pihak, saya menghabiskan seluruh uang yang orang tua saya tabung sepanjang hidup mereka. Sehingga saya memutuskan untuk keluar dan mencoba untuk menguatkan diri bahwa apa yang saya lakukan tidak salah. Cukup menakutkan waktu itu, tetapi jika saya mengenang kembali, itu adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat. Saat saya memutuskan untuk keluar, saya dapat berhenti mengambil kelas-kelas yang tidak menarik perhatian saya,dan hanya menghadiri kelas yang benar-benar menarik.

Akan tetapi, tidak lah semuanya romantis. Saya tidak tinggal di asrama, sehingga harus tidur di lantai teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Cola untuk ditukar dengan 5 sen yang akan saya gunakan untuk membeli makanan, dan saya akan berjalan sejauh 7 mil (+/- 10km) menuju kota lain setiap minggu malam untuk memperoleh makanan yang baik di candi Hare Krishna. Saya sangat menyukainya. Kejadian-kejadian di mana saya menemui sandungan untuk mengikuti apa kata hati saya menjadi sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan uang nantinya. Saya berikan satu contoh:

Saat itu, Reed College menawarkan kuliah kaligrafi yang mungkin merupakan yang terbaik di negara ini. Di sepanjang kampus tiap poster dan label yang dibuat sangatlah indah. Oleh karena saya drop out dan tidak mengikuti kelas normal, saya memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi untuk belajar bagaimana membuat itu semua. Saya belajar tentang tipe-tipe serif dan san serif, variasi jumlah spasi yang diperlukan di antara kombinasi-kombinasi huruf yang berbeda, dan juga tentang apa yang membuat tipografi sangat megah. Itu semua sangatlah indah, bersejarah, dan artistik di mana science tidak dapat menangkap itu semua, dan saya kira itu semua sangatlah menakjubkan.

Tidak satu pun dari ini semua memiliki setidaknya harapan untuk menjadi sesuatu yang berguna bagi hidup saya. Akan tetapi sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendesain komputer Macintosh pertama, semuanya seperti datang kembali kepada saya. Dan saya mendesain semuanya ke dalam Mac. Komputer itu merupakan komputer pertama yang didesain dengan tipografi yang indah. Jika saya tidak pernah mengambil kuliah itu sewaktu di kampus, Mac tidak akan mungkin mempunyai beragam tipe huruf atau spasi huruf-huruf yang proporsional. Dan semenjak Windows mengkopi Mac, sepertinya tidak ada PC yang memiliki hak milik itu semua. Jika saya tidak pernah drop out, saya tidakakan pernah mengikuti kuliah kaligrafi dan PC mungkin tidak akan pernah memiliki tipografi yang indah. Tentu saja sangatlah mustahil untuk menghubungkan semua momen-momen di masa depan ketika saya masih di kampus. Tetapi sangat, sangat jelas ketika saya menghubungkannya sepuluh tahun kemudian.

Lagi-lagi anda tidak akan pernah dapat menghubungkan momen-momen itu ke depan, anda hanya dapat menghubungkan itu semua dengan melihat ke belakang. Anda harus percaya kepada sesuatu – keberanian anda, takdir, hidup-mati, karma, apapun itu. Pendekatan ini tidak pernah membuat saya menyerah, akan tetapi membuat seluruh perubahan dalam hidup saya.

Cerita kedua tentang cinta dan kehilangan.
Saya beruntung bahwa saya mengetahui apa yang ingin saya lakukan sejak awal. Woz dan saya memulai Apple di garasi rumah saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami berdua bekerja keras dan dalam sepuluh tahun Apple berkembang dari hanya dua orang dalam sebuah garasi menjadiperusahaan bernilai $2 milyar dengan lebih dari 4000 pekerja. Kami baru merilis ciptaan terbaik kami – Macintosh – setahun sebelumnya, di mana saat itu saya baru berusia 30 tahun. Akan tetapi kemudian saya dipecat. Bagaimana mungkin anda dipecat oleh perusahaan yang dibangun oleh anda sendiri? Well, dengan berkembangnya Apple kamu mempekerjakan orang-orang yang saya pikir sangat berbakat untuk menjalankan perusahaan dengan saya, dan untuk tahun-tahun pertama semuanya berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi visi kami tentang masa depan menjadi berbeda dan kadang-kadang ini semua menjatuhkan kami. Sehingga akhirnya Dewan Direktur memutuskan berpihak kepadanya. Sehingga saat berusia 30 saya dipecat dan berita ini terpublikasi ke khalayak ramai. Apa yang menjadi fokus hidup saya hilang, dan itu semua sangatlah menghancurkan saya.
Saya benar-benar tidak mengetahui apa yang harus saya lakukan untuk beberapa bulan. Saya merasa bahwa saya telah membiarkan generasi pengusahasebelumnya runtuh. Saya bertemu dan meminta maaf kepada David Packard dan Bob Noyce. Kesalahan saya sudah diketahui oleh publik, sehingga melarikan diri dari valley pun tidak ada artinya. Kemudian, saya pun tersadar akan sesuatu: saya masih cinta apa yang saya lakukan. Peralihan yang terjadi di Apple tidak mempengaruhi pemikiran tersebut. Saya memang dipecat, tetapi saya masih mencintai bidang ini. Maka saya pun memutuskan untuk memulainya kembali.
Di kemudian hari, saya merasakan bahwa pemecatan saya oleh Apple merupakan hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Beban untuk menjadi sukses digantikan oleh langkah yang ringan sebagai seorang pemula lagi, sedikit keyakinan terhadap segala sesuatu. Hal tersebut membuat saya memasuki salah satu periode paling kreatif dalam hidup saya.

Dalam lima tahun selanjutnya, saya memulai sebuah perusahaan yang diberi nama NeXT dan Pixar, dan saya pun jatuh cinta kepada seorang wanita yang mempesona yang kemudianmenjadi istri saya. Pixar kemudian memulai untuk menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang menjadi studio animasi film terbaik di dunia. Kemudian terjadi peralihan yang luar biasa, Apple membeli NeXT, saya kembali ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung teknologi Apple saat ini. Dan Laurene dan saya mempunyai sebuah keluarga yang bahagia.

Saya yakin semua tidak akan pernah terjadi jika saya tidak dipecat oleh Apple. Ini merupakan obat mujarab yang sangat pahit, tapi setiap pasien membutuhkannya, saya pikir. Kadang-kadang kehidupan menghancurkan anda dengan amat kejam. Jangan hilang kepercayaan. Saya yakin bahwa satu hal yang bisa membuat saya bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan. Kita harus mencari apa yang sebenarnya kita cintai. Dan adalah benar bahwa pekerjaan kita adalah kekasih kita. Pekerjaan kita akan mengisi sebagian besar hidup kita. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mencapai kepuasansejati adalah melakukan apa yang kamu yakini adalah kerja yang hebat. Dan satu-satunya jalan melakukan kerja yang hebat adalah mencintai apa yang kamu lakukan. Jika kita belum menemukannya, carilah! Jangan diam! Karena ini semua berhubungan dengan hati, kita akan mengetahuinya ketika kita menemukannya. Dan seperti sebuah hubungan yang hebat, hal itu akan menjadi lebih baik dan lebih baik dengan bergulirnya waktu. Jadi, tetaplah mencarinya sampai kalian menemukannya. Jangan diam!

Cerita ketiga saya adalah tentang kematian.
Ketika saya berumur 17 tahun, saya membaca sebuah moto: “Jika kita hidup setiap hari seperti hari terakhir bagi kita, kita akan menciptakan sesuatu yang benar-benar besar akhirnya.” Moto tersebut sangatlah mengesankan saya, dan sejak itu, selama hampir 33 tahun, saya bercermin setiap pagi dan bertanya kepada diri saya sendiri: “Jika hari ini adalah hari terakhir saya, apakah saya akan melakukan apa yang seharusnya sayalakukan?” Dan ketika jawabannya “tidak”, saya tau bahwa ada sesuatu yang harus saya rubah.
Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah alat yang sangat penting dalam membantu membuat pilihan-pilihan besar dalam hidup saya. Oleh karena hampir segalanya– harapan, status, ketakutan, rasa malu, atau gagal-semuanya akan sirna ketika kita menghadapi kematian. Dan hanya meninggalkan apa yang benar-benar penting. Mengingat bahwa anda akan segera mati adalah jalan terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan pemikiran bahwa anda memiliki sesuatu yang harus anda lepaskan. Kita semua sudah telanjang. Tidak ada alasan anda tidak mengikuti apa kata hati anda.

Sekitar setahun lalu, saya didiagnosa mengidap kanker. Saya dipindai pada jam 7.30 pagi, dan hasilnya menunjukkan dengan jelas ada segumpal tumor pada pankreas saya. Saya bahkan tidak mengetahui apa itu pankreas. Dokter mengatakan bahwa ini merupakan jenis kanker yang hampir tidak dapatdisembuhkan, dan harapan hidup saya tidak lebih dari tiga sampai enam bulan lagi. Dokter saya menyarankan saya untuk beristirahat di rumah dan melakukan hal-hal yang sangat saya inginkan, di mana ini merupakan sebuah kode darinya untuk mempersiapkan kematian. Ini berarti saya harus mencoba untuk menceritakan kepada anak-anakmu apa yang kamu pikirkan dalam 10 tahun ke depan hanya dalam beberapa bulan. Ini berarti bahwa saya harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga segalanya menjadi lebih mudah bagi keluarga saya. Ini berarti saya harus mengucapkan perpisahan.

Saya hidup dengan diagnosis tersebut sepanjang hari. Sampai pada suatu senja saya melakukan biopsi, di mana mereka memasukkan sebuah endoskop ke tenggorokan, melewati perut, dan memasukkannya ke usus besar saya. Kemudian dokter akan memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel kanker dari tumornya. Saya sudah ikhlas, akan tetapi istri saya yang mendampingi saya, mengatakan bahwaketika mereka mengamati sel-sel itu dengan mikroskop para dokter terharu mengetahui bahwa kanker tersebut berubah ke dalam bentuk kanker pankreas yang sangat jarang dan itu semua dapat disembuhkan dengan operasi bedah. Saya kemudian dibedah dan akhirnya saya baik-baik saja sekarang.

Waktu-waktu itu merupakan waktu yang paling dekat bagi saya menghadapi kematian, dan saya harapkan dalam beberapa dekade ke depan. Menghadapi itu semua, saya dapat mengatakan kepada kalian dengan sedikit lebih yakin waktu kematian merupakan sebuah konsep intelektual yang berguna dan murni:
Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Bahkan orang yang menginginkan masuk surga pun tidak ingin mati untuk mendapatkannya. Namun kematian merupakan sebuan tujuan yang kita semua miliki. Tidak ada seorang pun yang dapat lolos darinya. Dan memang demikian adanya, karena kematian merupakan penemuan terhebat dalam kehidupan. Ia merupakan agen pengubah kehidupan. Ia akan menyingkarkan yang tuauntuk membuka jalan bagi yang lebih muda. Sekarang ini masih baru bagi kalian, tetapi suatu hari tidak lama dari sekarang, kalian akan menjadi tua dan akan tersingkir. Maafkan jika terlalu didramatisasi, tapi ini benar adanya.

Waktu kita sangat terbatas, jadi jangan buang itu percuma untuk hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan suara-suara orang lain yang akan meredam suara hati kita sendiri. Dan yang terpenting, mempunyai keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi anda. Entah bagaimana caranya, mereka telah mengetahui apa yang benar-benar kalian ingin lakukan. Selain itu semua hanyalah pelengkap.
Ketika saya masih muda, terdapat sebuah publikasi yang sangat mengagumkan yang bernama The Whole Earth Catalog, yang mirip seperti sebuah kitab suci dalam generasi saya. Publikasi ini diciptakan oleh seorang mahasiswa bernama Stewart Brand di Menlo Park, tidak jauh dari sini, dan dan dia membawanya ke dalam kehidupan dengan sentuhan puitisnya. Ini semua terjadi pada akhir tahun 1960-an, sebelum PC dipublikasikan, sehingga itu semua dibuat oleh juru tik, gunting, dan kamera polaroid. Ini semua seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum Google lahir; Itu semua sangatlah idealistis, dan dibanjiri dengan alat-alat dan pemikiran yang hebat.

Stewart dan timnya mempublikasikan beberapa issue dalam The Whole Earth Catalog, dan ketika dimulai kursus tentang itu, mereka mempublikasikan Final Issue. Itu terjadi pada pertengahan 70-an, ketika saya seusia kalian. Pada sampul belakang dari Final Issue mereka terdapat foto sebuah jalan di pedesaan pada waktu pagi hari, yang mungkin akan membuat kita berpikir untuk menjelajahinya jika kita berjiwa petualang. Di bawahnya terdapat kata-kata: “Stay Hungry.Stay Foolish.” Kata-kata tersebut merupakan pesan terakhir mereka sebelum mereka lulus. Stay Hungry. Stay Foolish. Dan saya selalu mengingatkannya kepada diri saya. Dan sekarang, dengan kelulusan kalian semua, saya mengharapkannya kepada kalian semua.
Stay Hungry. Stay Foolish. (sumber: forumwirausaha.com)

Selasa, 04 Oktober 2011

Tips Sukses Sambutan Ketua Panitia


Seringkali sambutan ketua panitia hanya didengar oleh 2 baris paling depan. Selebihnya berbicara sendiri atau peserta membaca materi seminar.

Berikut ini Tips sukses untuk ketua Panitia agar peserta memperhatikan semua yang disampaikan panitia:

1.   Tersenyum dan memandang semua sudut ruangan. Akan ada energi positif dimana peserta akan ikut memperhatikan.
2.   Setiap menyebut seorang tokoh, sekaligus memandang dengan ramah.
3.   Jika tidak ada tepuk tangan, sebaiknya peserta diminta tepuk tangan. Misalnya ada peserta yang paling jauh.  Misalnya “mari kita tepuk tangan untuk peserta paling jauh dari Jayapura”
4.   Ketua panitia pada prinsipnya menyampaikan background singkat, selebihnya menyampaikan hal-hal teknis menyangkut pelaksanaan seminar. Misalkan seminar ini akan berlangsung secara berkesinambungan, sebaiknya disebutkan, sehingga tercipta image seminar ini professional.
5.   Menyebut nama pendukung baik lembaga maupun sponsor biasanya akan memberikan image yang bagus juga bagi penyelenggara.
6.   Jika ditengah-tengah sambutan ada pejabat atau tokoh penting atau peserta yang baru dating, sebut saja “ selamat dating prof…., silakan di depan masih ada tempat prof”.  baiklah, kami lanjutkan.
7.   Menutup sambutan dengan senyum dan semangat.

Salam sukses



Minggu, 02 Oktober 2011

SAMBUTAN KETUA PANITIA HALAL BIHALAL

Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang kami hormati,
Hadirin dan hadirat yang berbahagia,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita semua, sehinggga pada malam yang berbahagia ini kita masih bisa diberi kenikmatan, sehingga kita semua yang hadir disini dapat bertemu bersilaturahmi, khususnya dalam acara halal bihalal, dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri yang berbahagia ini.
Hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Saya atas nama Ketua Panitia halal bihalal, sudah sepantasnya saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada hadirin, yang dengan penuh keikhlasan telah sudi meluangkan waktu untuk menghadiri acara Halal bihalal ini, dengan penuh kesadaran, menghariri undangan yang telah kami sebarkan.
Sebagai umat Islam sudah selayaknya kita berlapang dada, khususnya terhadap sesama muslim dan muslimah, yang sudah barang tentu dalam kehidupan sehari-hari melakukan hal-hal yang membuat kita khilaf, rasa salah dan rasa berdosa. Untuk itu dalam kesempatan yang berbahagia ini kami mengajak hadirin dan hadirat, untuk melapangkan dada, membuka hati dengan rasa sabar dan penuh keikhlasan, atas ridla Allah meminta dan memberi maaf atas kesalahan di antar kita semua, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Pada kesempatan yang berbahagia ini pula, acara akan diisi oleh siraman rohani dengan tema “Hikmah dari Halal Bihalal” yang akan disampaikan oleh Bpk Ustad….. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan Bapak untk hadir dan memberikan ceramah pada majlis yang mulia ini.
Selaku pribadi dan selaku ketua Panitia, kami dalam kesempatan ini pula kami mohon maaf kepada hadirin jika ada sesuatu selama ini yang kurang berkenan di hati para hadirin sekalian. Semoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan diantara kita semua dan memberikan kekuatan lahir dan bathin. Amin..
Akhirulkalam, Wabilahitaufiqwalhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ketua panitia,
___________________
sumber: dimodifikasi dari contohnaskah.blogspot.com

SAMBUTAN KETUA PANITIA SEMINAR NASIONAL

Assalamualaikum  ww.
Selamat pagi
Salam sejahtera untuk kita semua

Bapak Ibu dan Hadirin Yang terhormat:

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dimana kita dapat bersama-sama meluangkan waktu dan meringankan langkah untuk hadir dalam seminar nasional hari ini dengan tema:

"PERAN PSIKOLOGI DALAM BOUNDARYLESS ORGANIZATION”
 
Bapak, Ibu dan hadirin yang berbahagia,

Akhir-akhir ini konsep boundaryless organization makin populer di kalangan praktisi SDM. Perusahaan modern saat ini dituntut tidak lagi menerapkan job description yang kaku dan berorientasi pada pekerjaan tertentu melainkan lebih memberikan prioritas pada KSA (Knowledge-Skill-Attitude) tiap-tiap kegiatan yang didapatkan melalui analisis jabatan. Melalui sistem yang berbasis KSA ini perusahaan akan lebih mudah untuk mengidentifikasi karyawan yang paling sesuai dalam proses rekrutmen.
Dengan menerapkan konsep ini, terbukti karyawan akan merasa dihargai meski tidak berada pada posisi yang tinggi, karena mereka dihargai berdasarkan kompetensinya (KSA).
Namun untuk bisa menjalankan konsep ini secara optimal, perusahaan juga harus berani untuk melakukan perubahan-perubahan struktural baik vertikal maupun horisontal. Banyak aspek yang perlu didiskusikan dan dikaji dalam menerapkan konsep ini. Para akademisi, maupun para praktisi SDM saat ini perlu mendalami konsep boundaryless organization secara utuh agar dapat mengimplementasikannya dengan sebaik-baiknya di lingkungan kerja.
Atas dasar itulah kami berinisiatif menyelenggarakan seminar nasional dengan tema:
“PERAN PSIKOLOGI DALAM BOUNDARYLESS ORGANIZATION ;

Kegiatan berskala nasional ini meliputi tiga bagian, yaitu:
1)   Seminar Nasional akan dilaksanakan pada Hari Jumat
2)   Talent Training pada Hari Jumat, dengan materi pelatihan Talent Strength Finder. 
3)   Presentasi Call for Paper, pada Hari Sabtu

Kami bersyukur bahwa gagasan kami ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Sampai pagi hari ini tercatat seminar nasional diikuti oleh 120 orang peserta, talent training 50 orang opeserta dan presentasi  Call for Paper   50 orang peserta. Peserta berasal dari berbagai kota antara lain Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, medan dan lain-lain . Peserta terjauh dari Makasar silakan berdiri. Mari kita tepuk tangan untuk menghargai rekan kita dari Makasar.

Bapak, Ibu dan hadirin yang berbahagia,

Dalam seminar nasional ini, kami menghadirkan 3 pembicara utama yang kita kenal memiliki reputasi yang sangat baik di bidangnya, yaitu:
………
Sesuai dengan rencana, keseluruhan kegiatan ini akan dilaksanakan di Gedung …..

Diharapkan dengan rangkaian 3 kegiatan ini:
  1. Peserta memahami secara komprehensif konsep boundaryless organization  sehingga dapat mengimplementasikan dengan baik.
  2. Peserta dapat melakukan Talent Strength Finder untuk mendapatkan SDM yang berkualitas. 
  3. Seminar ini dapat menghasilkan kajian ilmiah dan aplikatif mengenai  beberapa tema SDM.

Bapak, Ibu dan hadirin yang berbahagia,

Di tengah situasi krisis global dewasa ini, peran SDM semakin diperlukan dan dituntut untuk melakoni tiga peran strategis untuk menciptakan nilai perusahaan. Pertama adalah menyadarkan karyawan bahwa perusahaan menghadapi krisis, walaupun perusahaan masih punya performa bagus. Kedua , melihat berbagai peluang untuk bisa keluar dari krisis sambil menyiapkan organisasi dan manusianya untuk siap berlari cepat mendahului kompetitor setelah keluar dari krisis. Dan yang ketiga adalah menciptakan kultur dengan tema khusus agar seluruh organisasi tetap fokus untuk menghasilkan performa puncak.
Kami harapkan adanya seminar ini, dapat memberikan sumbangsih bagi pengembangan system SDM di berbagai perusahaan dan instansi di Indonesia.

Seminar ini diselengarakan oleh Fakultas Psikologi UI, didukung oleh …………..….

Atas terselenggaranya acara seminar ini, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Ibu semua, terutama:

1.    Rektor Undip
2.    Himpunan…….
3.    Para pembicara dan moderator
4.    Perusahaan sponsor yaitu:……………
5.    Para peserta seminar, talent training dan call for paper.

Akhir kata, jika ada yang kurang berkenan, mohon dimaafkan.

Selamat mengikuti seminar nasional dan rangkaian kegiatan pendukungnya. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kemajuan kita di masa depan. Amin.

Kepada Bapak Rektor Undip Prof…….kami mohon berkenan memberikan pengarahan sekaligus membuka seminar nasional ini.

Wassalamualaikum ww.

Semarang, 23 September 2011
Panitia Seminar Nasional
Ketua,




_________________

Sabtu, 01 Oktober 2011

Contoh Sambutan Ketua Panitia

Assalamualaikum  ww.
Salam sejahtera untuk kita semua

Yang terhormat:
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Prabowo Respatiyo Caturroso, MM, PhD, dalam hal ini diwakili oleh Direktur Kesehatan Drh Pujiatmoko PhD
Kepala Balai Besar Veteriner Dr Drh Hardiman
Ketua Umum GPPU Drs Krissantono, atau yang mewakili
Ketua Umum GPMT Drh FX Soedirman
Ketua Umum Pinsar Drh Hartono
Ketua Umum GOPAN Ir Tri Hardiyanto
Dekan FKH IPB Dr Drh I Wayan Teguh Wibawan
Dekan Fapet IPB Dr. Ir. Lucky Abdulah MSc PhD
Dekan Fapet Unpad Dr. Ir. Iwan Setiawan DEA

Pembicara seminar :
Prof. Dr. Drh. Chrales Rangga Tabbu MSc
Prof Dr Drh Soeripto
Drs Tony Unandar MS

Moderator seminar : Drh. Widiyanto Dwi Surya PhD

Kami selaku Ketua Panitia Seminar, menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dimana kita dapat bersama-sama berkumpul dalam acara Seminar Nasional Panyakit Unggas  dengan tema Ancaman Penyakit Unggas di Tengah Gejolak Cuaca Ekstrim.

Tema ini kami tetapkan dengan latar belakang situasi tahun 2010 dimana sepanjang tahun tidak terjadi musim kemarau dan para pakar menyebut sebagai kondisi penyimpangan cuaca yang paling ekstrim di Indonesia.

Gejolak cuaca ekstrim telah berdampak ke hampir semua lini kehidupan, tak terkecuali bidang peternakan dan kesehatan hewan. Harga bahan baku pakan diperkirakan akan terus meningkat sehingga harga pakan juga diperkirakan akan mengiringinya.  Penyakit hewan akan menjadi ancaman tersendiri yang perlu diantisipasi dengan baik oleh kalangan pelaku budidaya unggas dan pembibitan unggas.

Menghadapi kenyataan dan kemungkinan buruk tersebut di atas, diperlukan langkah antisipasi di lingkungan peternakan. Antara lain untuk meningkatkan manajemen farm, manajemen kesehatan unggas dan lingkungan farm, meningkatkan biosekuriti unggas.

Untuk mengulas masalah tersebut dalam seminar ini kami mengundang pakar yang kompeten yaitu Prof. Dr. Drh. Chrales Rangga Tabbu MSc, Prof Dr Drh Soeripto, dan Drs Tony Unandar MS sekalu pembicara dan anggota Dewan Pakar ASOHI Drh Widiyanto Dwi Surya Msc PhD selaku moderator.

Seminar nasional penyakit unggas direncanakan akan diselenggarakan secara rutin setahun sekali sehingga apa yang dihasilkan dari seminar ini dapat dievaluasi pada seminar tahun depan, dan dapat menjadi referensi penting bagi peternak, breeding farm maupun pihak lain yang terkait dengan kesehatan unggas.


Hadirin Peserta seminar yang terhormat,

Seminar kali ini dihadiri oleh anggota ASOHI, peternak, breeding farm, feedmill, para pimpinan organisasi perunggasan (GPPU, GPMT, Pinsar dan GOPAN), Kepala Balai Besar Veteriner, Pimpinan FKH dan Fapet IPB, serta Fapet Unpad. Harapan kami dengan hadirnya utusan dari lembaga-lembaga tersebut informasi yang didapat dari seminar dapat bermanfaat bagi pengembangan keilmuan, sekaligus kehadiran lembaga tersebut ikut mewarnai diskusi seminar ini.


Atas terselenggaranya seminar ini kami mengucapkan terima kasih kepada:

1.    Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh Prabowo Respatiyo Caturroso, MM, PhD yang hari ini diwakili oleh Direktur Kesehatan Hewan Drh. Pujiatmoko MSc PhD

2.    Para pembicara seminar, yaitu: Prof. Dr. Drh. Chrales Rangga Tabbu MSc , Prof Dr Drh Soeripto  dan Drs Tony Unandar MS

3.    Moderator seminar Bapak Drh. Widiyanto Dwi Surya PhD
4.    Ketua Umum ASOHI Bapak Drh Rakhmat Nuriyanto MBA beserta pengurus harian ASOHI, atas dukungannya untuk mensukseskan acara ini.

5.    Para sponsor seminar :PT ,...........
6.    Rekan-rekan Panitia di ASOHI
7.    PT Gallus Indonesia utama khususnya divisi pameran dan seminar  (Gita Organizer)
8.    Dan tentu saja kepada hadirin yang mengikuti seminar ini.

Akhir kata, jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan seminar ini, kami mohon maaf. Selamat mengikuti seminar, semoga bermanfaat untuk kemajuan kita semua.

Kepada Bapak Dirjen, kami mohon untuk memberikan sambutan dan membuka secara resmi seminar nasional perunggasan ini.

Wassalamualaikum ww.

Jakarta, 23 Februari 2011
Ketua Panitia,



Drh. Purwanto Djoko Ismail